Apakah kamu masih menjadi bos atas otakmu, atau sudah jadi tawanan Monster Digital?
Halo, Sahabat Kapten!
Kuis ini akan membantu kita mengetahui apakah "mesin" otakmu masih sehat atau mulai terkena virus kecanduan game dan medsos. Jujurlah pada dirimu sendiri ya!
Soal 1 dari 10
Pertanyaan di sini?
Hasil Deteksi
🛡️ Tips & Solusi Untukmu:
🧠 Misi Rahasia: Bengkel Otak Super (Brain Detox)Materi KKA & Berpikir Komputasional untuk Kelas 5 SDHalo, Pahlawan Digital! 👋Apakah kalian merasa akhir-akhir ini jadi gampang marah, susah fokus belajar, atau tanpa sadar sering mengucapkan kata-kata kasar (toxic) saat main game?Tenang, kalian bukan orang jahat. Itu tandanya "Software Otak" kalian sedang terkena bug atau glitch karena terlalu banyak sampah digital.Hari ini, kita akan masuk ke Bengkel Otak untuk melakukan perbaikan (Debugging) agar kalian kembali hebat, fokus, dan santun! 🛠️✨🦠 BAB 1: Mengapa Otakku "Nge-Lag"? (Identifikasi Masalah)Dalam ilmu komputer, jika kita memasukkan data sampah, hasilnya juga sampah (Garbage In, Garbage Out).Coba cek, apakah kamu mengalami "Error Sistem" ini?Fokus Hilang: Baru baca buku 2 menit, tangan sudah gatal ingin pegang HP.Mulut Toxic: Saat kalah main game, otomatis teriak kata kasar/kebun binatang.Zombie Mode: Dipanggil Mama/Papa tidak dengar karena sibuk main game.Jika YA, berarti kita harus segera melakukan Debugging!💊 BAB 2: Terapi "Debugging" Kebiasaan BurukKita akan menggunakan teknik Berpikir Komputasional untuk menyembuhkan otak kita.Terapi 1: Debugging Mulut (Untuk Ucapan Toxic)Konsep: Input -> Process -> OutputOtakmu merekam apa yang kamu dengar. Jika kamu sering nonton YouTuber/Streamer yang suka teriak kasar, otakmu akan menirunya.Langkah Perbaikan (Algoritma):Cek History Tontonan: Cari channel YouTube yang sering bicara kasar.Tindakan: Klik Unsubscribe atau Don't Recommend Channel. 🚫Ganti Input: Tonton gamer yang jago TAPI sopan.Hukuman Diri (Conditional Logic):"JIKA (IF) aku tak sengaja bicara kasar, MAKA (THEN) aku tidak boleh main HP selama 2 jam."Terapi 2: Install Ulang Fokus (Untuk Otak yang Susah Belajar)Otak yang kecanduan video pendek (TikTok/Shorts) jadi tidak sabaran. Kita perlu melatihnya pelan-pelan seperti melatih otot.Teknik Pomodoro Anak (Algoritma Fokus):Siapkan stopwatch/timer dapur.Set waktu 15 Menit.Selama 15 menit: HANYA kerjakan PR/Baca Buku. Tidak boleh lirik HP, tidak boleh ngobrol.Bunyi "Tring!" ⏰ -> Istirahat 5 menit (peregangan, minum air).Ulangi lagi. Lama-lama otakmu akan kuat fokus berjam-jam!Terapi 3: Mode Pesawat Kehidupan (Untuk Kecanduan Akut)Jika HP membuatmu lupa makan dan mandi, kamu butuh "Puasa Digital".Tantangan: Letakkan HP di dalam kotak/laci mulai jam 6 sore sampai pagi.Rasakan bedanya: Tidur lebih nyenyak? Bangun lebih segar?Awalnya akan terasa bosan (itu wajar, tandanya otak sedang "dicuci"), tapi setelah itu kamu akan menemukan ide-ide seru lain.🛡️ BAB 3: Etika Digital (Menjadi User Berkelas)Di dunia maya, kita tidak bertatap muka, tapi ingatlah: Di balik layar itu ada Manusia.Bayangkan jika:Komentar jahatmu dibaca oleh nenek orang tersebut.Temanmu menangis karena kamu ejek "Noob" terus menerus.Algoritma Sebelum Posting/Komen (T.H.I.N.K):Sebelum ketik, tanya dulu:T (True): Apakah ini benar?H (Helpful): Apakah ini membantu?I (Illegal): Apakah ini melanggar aturan?N (Necessary): Apakah ini perlu diucapkan?K (Kind): Apakah ini sopan?Jika jawabannya TIDAK, tekan tombol HAPUS. 🔙📝 LEMBAR KONTRAK PERBAIKAN DIRI (Worksheet)Ayo buat perjanjian resmi dengan diri sendiri dan orang tua!Surat Perjanjian Pahlawan DigitalSaya, _________________________ (Nama), berjanji untuk melakukan perbaikan otak mulai hari ini:Misi Hapus Toxic: Saya akan berhenti menonton channel: ___________________Misi Fokus: Saya akan menyimpan HP di luar kamar saat jam belajar.Misi Etika: Jika saya kalah game, saya akan diam tarik napas, bukan teriak.Jika saya melanggar, saya bersedia menerima sanksi: ___________________ (Contoh: Cuci piring / Tidak main HP 1 hari).Tanda Tangan Pahlawan, Tanda Tangan Saksi (Ortu),( ...................... ) ( ...................... )🌟 Pesan TerakhirMemperbaiki diri itu butuh waktu. Kalau gagal sekali, coba lagi besok. Jangan biarkan game mengendalikanmu. Kamulah "Player 1", kamulah pengendali utamanya!Semangat Level Up! 🚀
Asesmen Kesehatan Mental dampak Digital
Reviewed by Jurnalku by Fajar Himawan, S.Pd
on
January 28, 2026
Rating: 5
No comments